Welcome to punyahari.blogspot.com...selamat datang di punyahari.blogspot.com

Minggu, Maret 27, 2011

Harfun, Ism dan Fi'il


HARF (Kata Tugas)
Harf adalah semua jenis kata selain Isim dan Fi'il, yang tidak bisa berdiri sendiri dan tidak memiliki arti yang jelas tanpa kata-kata lain dalam hubungan kalimat.
Contoh Harf: وَ (=dan), مِنْ (=dari), عَنْ (=dari), إِلَى (=ke, kepada), فِيْ (=di, dalam), حَتَّى (=hingga), لاَ (=tidak, tidak ada), إِنْ (=jika), dan lain-lain.
Sekilas catatan penting tentang penggunaan beberapa macam Harf:
1. Beberapa Harf, seperti بِـ (=dengan) di dalam kalimat kadang mempunyai arti, dan kadang hanya sebagai tambahan yang tidak mempunyai arti. Contoh:
أَعُوْذُ بِاللهِ
= aku berlindung kepada Allah
كَفَى بِاللهِ شَهِيْدًا
= cukuplah Allah (sebagai) saksi
2. Harf  وَ  mempunyai dua fungsi:
a) ATHAF (عَطْف) atau Kata Sambung (=dan). Contoh:
ذَهَبَ أَحْمَدُ وَعَلِيٌّ
= Ahmad dan Ali telah pergi
b) QASM (قَسْم}atau Kata Sumpah (=demi). Contoh:
وَالْعَصْرِ
= demi waktu (Ashar)
Perlu dicamkan, bahwa di dalam al-Quran, Allah subhanahu wata'ala sering bersumpah dengan nama makhluq-Nya agar manusia mengambil pelajaran dari apa yang dijadikan sumpah tersebut. Adapun manusia, hanya boleh bersumpah dengan nama dan sifat Allah, tidak boleh bersumpah dengan nama makhluq.
3. Harf  Lam لـ  juga mempunyai beberapa fungsi:
a) MILIK (مِلْك) atau kepunyaan.Contoh:
لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ
= kepunyaan Allah (seluruh) kerajaan langit dan bumi
b) TA'LIL (تَعْلِيْل) atau peruntukan (=untuk). Contoh:
أَذْهَبُ إِلَى الْمَدْرَسَةِ لِلتَّعْلِيْمِ
= saya pergi ke sekolah untuk belajar
c) AMAR (أَمْر) atau perintah (=agar, supaya, hendaklah). Contoh:
لِيُنْفِقْ ذُوْ سَعَةٍ
= hendaklah berinfak orang yang punya kelapangan (rezki)
d) TAUKID (تَوْكِيْد) atau penegasan (=sungguh, pasti). Contoh:
لَأَقُوْلُ قَوْلَ الْحَقِّ
= sungguh aku akan berkata perkataan yang benar
4. NUN TAUKID ( نُوْن تَوْكِيْد ) atau "Nun Penegasan" adalah huruf Nun Tasydid yang melekat di belakang Fi'il Mudhari' dan berfungsi untuk menegaskan atau memperkuat maknanya. Perhatikan contoh di bawah ini:
لَأَقُوْلَنَّ قَوْلَ الْحَقِّ
= sungguh aku pasti akan mengatakan perkataan yang benar
لَتُبْلَوُنَّ فِيْ أَمْوَالِكُمْ
= sungguh kalian pasti akan diuji dalam (urusan) harta kalian
4. Harf  إِنْ  mempunyai dua macam arti:
a) Berarti "jika". Contoh:
إِنْ تَنْصُرُوا اللهَ يَنْصُرْكُمْ
= jika kalian menolong (agama) Allah, Dia akan menolong kalian.
b) Berarti "tidak", bila sesudahnya terdapat kata إِلاَّ  (=kecuali). Contoh:
إِنْ أَنْتُمْ إِلاَّ تَكْذِبُوْنَ
= tidak lain kalian hanyalah berdusta
5. Harf  لاَ  juga ada dua macam:
a. NAFY (نَفْي) atau penidakan (=tidak, bukan, tidak ada). Contoh:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
= tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah
b. NAHY (نَهْي) atau pelarangan (=jangan). Contoh:
لاَ تَعْبُدُوْا إِلاَّ اللهَ
= jangan kalian menyembah kecuali (kepada) Allah
Demikianlah sekelumit contoh penggunaan Harf dan macam-macam artinya. Carilah contoh-contoh penggunaan Harf dalam ayat-ayat al-Quran dan al-Hadits, pelajarilah aneka ragam fungsi dan artinya masing-masing!

أَدَوَاتُ الاِسْتِفْهَام
ADAWAT AL-ISTIFHAM (Kata Tanya)
Di bawah ini dicantumkan sejumlah Kata Tanya dengan contohnya masing-masing dalam kalimat beserta contoh jawabannya:
Kata Tanya
Contoh Kalimat Tanya
Contoh Jawaban
هَلْ / أَ
هَلْ أََنْتَ مَرِيْضٌ ؟
لاَ، أَنَا فِيْ صِحَّةٍ
(=apakah)
(=apakah engkau sakit?)
(=tidak, saya sehat)
مَاذَا / مَا
مَاذَا تَكْتُبُ ؟
أَكْتُبُ رِسَالَةً
(=apa)
(=apa yang kau tulis?)
(=aku menulis surat)
مَنْ ذَا / مَنْ
مَنْ كَتَبَ هَذَا ؟
أَحْمَدُ كَتَبَ هَذَا
(=siapa)
(=siapa yang menulis ini?)
(=Ahmad yang menulis ini)
أَيَّةُ / أَيُّ
أَيُّ قَلَمٍ تُحِبُّ ؟
أُحِبُّ قَلَمَ اْلأَسْوَدِ
(=yang mana)
(=pena yang mana kau suka?)
(=aku suka pena yang hitam)
مَتَى
مَتَى تَذْهَبُ ؟
أَذْهَبُ غَدًا
(=kapan)
(=kapan engkau pergi?)
(=aku pergi besok)
أَيْنَ
أَيْنَ تَذْهَبُ ؟
أَذْهَبُ إِلَى الْقَرْيَةِ
(=dimana)
(=dimana engkau pergi?)
(=aku pergi ke kampung)
كَيْفَ
كَيْفَ تَذْهَبُ ؟
أَذْهَبُ بِالْحَافِلَةِ
(=bagaimana)
(=bagaimana engkau pergi?)
(=aku pergi dengan bus)
كَمْ
كَمْ يَوْمًا تَذْهَبُ ؟
أَذْهَبُ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ
(=berapa)
(=berapa hari engkau pergi?)
(=aku pergi selama tiga hari)
لِمَاذَا / لِمَا
لِمَاذَا تَأَخَّرْتَ ؟
الطَّرِيْقُ مُزْدَحِمَةٌ
(=mengapa)
(=mengapa kau terlambat?)
(=jalanan macet)
لِمَ
لِمَ سَأَلْتَ ذَلِكَ ؟
حَقِيْقَةً لاَ أَفْهَمُ
(=kenapa)
(=kenapa kau bertanya itu?)
(=sungguh aku tidak paham)
لِمَنْ
لِمَنْ هَذَا الْقَلَمُ ؟
هَذَا قَلَمُ أَحْمَدِ
(=punya siapa)
(=kepunyaan siapa pena ini?)
(=ini pena Ahmad)
Buatlah sendiri kalimat-kalimat tanya dari setiap kata-kata tanya di atas!

اِسْم جَامِد
ISIM JAMID
Menurut asal kata dan pembentukannya, Isim atau Kata Benda terbagi dua:
1. ISIM JAMID ( اِسْم جَامِد ) yaitu Isim yang tidak terbentuk dari kata lain.
2. ISIM MUSYTAQ ( اِسْم مُشْتَق ) yaitu Isim yang dibentuk dari kata lain.
Isim Jamid terbagi dua:
a) ISIM DZAT ( اِسْم ذَات ) atau ISIM JINS ( اِسْم جِنْس )
Contoh: رَجُلٌ (=orang), أَسَدٌ (=singa), نَهْرٌ (=sungai)
b) ISIM MA'NA ( اِسْم مَعْنَى ) atau MASHDAR ( مَصْدَر )
Contoh: عِلْمٌ (=ilmu), عَدْلٌ (=keadilan), شَجَاعَةٌ (=keberanian)
Mashdar adalah Isim yang menunjukkan peristiwa atau kejadian yang tidak disertai dengan penunjukan waktu. Berbeda dengan Fi'il yang terikat dengan waktu, apakah di waktu lampau, sekarang atau akan datang. Contoh:
أُرِيْدُ أَنْ أُصَلِّيْ (= aku ingin shalat) --> أُصَلِّي (= aku shalat) : Fi'il
أُرِيْدُ صَلاَةً (= aku ingin shalat) --> صَلاَة (= shalat) : Mashdar (Isim)
Setiap Fi'il memiliki Mashdar. Dengan kata lain, Mashdar adalah bentuk Isim dari sebuah Fi'il. WAZAN (وَزْن) atau Timbangan (pola pembentukan) Mashdar sangat beragam. Perhatikan contoh pembentukan Mashdar di bawah ini:
Wazan
Perubahan dari Fi'il ke Mashdar
Tarjamah
فَعْلٌ
نَصَرَ - يَنْصُرُ - نَصْرٌ
= menolong
فِعْلٌ
ذَكَرَ - يَذْكُرُ - ذِكْرٌ
= mengingat, menyebut
فُعَالٌ
بَكَى - يَبْكِيَ - بُكَاءٌ
= menangis
فِعَالٌ
قَامَ - يَقُوْمُ - قِيَامٌ
= berdiri
فُعُوْلٌ
سَجَدَ - يَسْجُدُ - سُجُوْدٌ
= bersujud
إِفْعَالٌ
أَطْعَمَ - يُطْعِمُ - إِطْعَامٌ
= memberi makan
فِعَالَةٌ
زَرَعَ - يَزْرَعُ - زِرَاعَةٌ
= bertani
تَعْفِيْلٌ
عَلَّمَ - يُعَلِّمُ - تَعْلِيْمٌ
= mengajar, memberitahu
تَفْعِلَةٌ
ذَكَّرَ - يُذَكِّرُ - تَذْكِرَةٌ
= mengingatkan
Pahamilah baik-baik nama-nama dan bentuk-bentuk Isim yang terdapat dalam pelajaran ini sebelum melangkah ke pelajaran selanjutnya.

اِسْم مُشْتَق
ISIM MUSYTAQ
Isim Musytaq ialah Isim yang dibentuk dari kata lain dan memiliki makna yang berbeda dari kata pembentuknya. Isim Musytaq itu ada tujuh macam:
1. ISIM FA'IL ( اِسْم فَاعِل ) atau Isim Pelaku (yang melakukan pekerjaan).
Isim Fa'il ada dua wazan (pola pembentukan) yaitu:
a) فَاعِلٌ bila berasal dari Fi'il Tsulatsi (Fi'il yang terdiri dari tiga huruf)
b) مُفْعِلٌ bila berasal dari Fi'il yang lebih dari tiga huruf
Fi'il
Isim Fa'il
عَلِمَ - يَعْلَمُ (=mengetahui)
عَالِمٌ (=yang mengetahui)
نَامَ - يَنَامُ (=tidur)
نَائِمٌ (=yang tidur)
أَكَلَ - يَأْكُلُ (=makan)
آكِلٌ (=yang makan)
أَسْلَمَ - يُسْلِمُ (=menyerah)
مُسْلِمٌ (=yang menyerah)
أَنْفَقَ - يُنْفِقُ (=berinfak)
مُنْفِقٌ (=yang berinfak)
اِسْتَغْفَرَ - يَسْتَغْفِرُ (=mohon ampun)
مُسْتَغْفِرٌ (=yang mohon ampun)
Disamping itu dikenal pula istilah bentuk MUBALAGHAH ( مُبَالَغَة ) dari Isim Fa'il yang berfungsi untuk menguatkan atau menyangatkan artinya. Contoh:
Fi'il
Isim Fa'il
Isim Mubalaghah
عَلِمَ-يَعْلَمُ
عَالِمٌ
عَلِيْمٌ / عَلاَّمٌ (=yang sangat mengetahui)
غَفَرَ-يَغْفِرُ
غَافِرٌ
غَفُوْرٌ / غَفَّارٌ (=yang suka mengampuni)
نَامَ-يَنَامُ
نَائِمٌ
نَئِيْمٌ / نَوَّامٌ (=yang banyak tidur)
أَكَلَ-يَأْكُلُ
آكِلٌ
أَكِيْلٌ / أَكَّالٌ (=yang banyak makan)
2. SIFAT MUSYABBAHAH ( صِفَة مُشَبَّهَة ) ialah Isim yang menyerupai Isim Fa'il tetapi lebih condong pada arti sifatnya yang tetap. Misalnya:
Fi'il
Isim Fa'il
Sifat Musyabbahah
فَرِحَ-يَفْرَحُ (=senang)
فَارِحٌ
فَرِحٌ (=orang senang)
عَمِيَ-يَعْمَى (=buta)
عَامِيٌ
أَعْمَى (=orang buta)
مَاتَ-يَمُوْتُ (=mati)
مَائِتٌ
مَيِّتٌ (= orang mati)
جَاعَ-يَجُوْعُ (=lapar)
جَائِعٌ
جَوْعَانٌ (= orang kelaparan)
3. ISIM MAF'UL ( اِسْم مَفْعُوْل ) yaitu Isim yang dikenai pekerjaan.
Fi'il
Isim Maf'ul
غَفَرَ - يَغْفِرُ (=mengampuni)
مَغْفُوْرٌ (=yang diampuni)
عَلِمَ - يَعْلَمُ (=mengetahui)
مَعْلُوْمٌ (=yang diketahui)
بَاعَ - يَبِيْعُ  (=menjual)
مَبِيْعٌ (=yang dijual)
قَالَ - يَقُوْلُ (=berkata)
مَقَالٌ (=yang diucapkan)
4. ISIM TAFDHIL ( اِسْم تَفْضِيْل ) ialah Isim yang menunjukkan arti "lebih" atau "paling". Wazan (pola) umum Isim Tafdhil adalah: أَفْعَلُ . Contoh:
Isim Fa'il
Isim Mubalaghah
Isim Tafdhil
عَالِمٌ
عَلِيْمٌ (=sangat mengetahui)
أَعْلَمُ (=yang lebih mengetahui)
كَابِرٌ
كَبِيْرٌ (=sangat besar)
أَكْبَرُ (=yang lebih besar)
قَارِبٌ
قَرِيْبٌ (=sangat dekat)
أَقْرَبُ (=yang lebih dekat)
فَاضِلٌ
فَضِيْلٌ (=sangat utama)
أَفْضَلُ (=yang lebih utama)
Disamping itu, terdapat pula bentuk yang sedikit agak berbeda, seperti:
Sifat Musyabbahah
Isim Tafdhil
شَدِيْدٌ (=yang sangat)
أَشَدُّ (=yang lebih sangat)
حَقِيْقٌ (=yang berhak)
أَحَقُّ (=yang lebih berhak)
عَزِيْزٌ (=yang mulia)
أَعَزُّ (=yang lebih mulia)
5. ISIM ZAMAN ( اِسْم زَمَان ) yaitu Isim yang menunjukkan waktu dan ISIM MAKAN ( اِسْم مَكَان ) yaitu Isim yang menunjukkan tempat.
Fi'il
Isim Zaman/Makan
كَتَبَ / يَكْتُبُ (=menulis)
مَكْتَبٌ (=kantor)
لَعِبَ / يَلْعَبُ (=bermain)
مَلْعَبٌ (=tempat bermain)
سَجَدَ / يَسْجُدُ (=bersujud)
مَسْجِدٌ (=masjid)
وَلَدَ / يَلِدُ (=melahirkan)
مَوْلِدٌ (=hari kelahiran)
وَعَدَ / يَعِدُ (=menjanjikan)
مَوْعِدٌ (=hari yang dijanjikan)
اِجْتَمَعَ / يَجْتَمِعُ (=berkumpul)
مُجْتَمَعٌ (=perkumpulan, pertemuan)
6. ISIM ALAT ( اِسْم آلَة ) yaitu Isim yang menunjukkan alat yang digunakan untuk melakukan suatu Fi'il atau pekerjaan.
Fi'il
Isim Alat
فَتَحَ / يَفْتَحُ (=membuka)
مِفْتَاحٌ (=kunci)
وَزَنَ / يَزِنُ (=menimbang)
مِيْزَانٌ (=timbangan)
جَلَسَ / يَجْلِسُ (=duduk)
مَجْلِسٌ (=tempat duduk)
جَهَرَ / يَجْهَرُ (=nyaring)
مِجْهَرٌ (=pengeras suara)
Pahamilah baik-baik semua jenis-jenis Isim yang terdapat dalam pelajaran ini serta contoh-contohnya sebelum melangkah ke pelajaran selanjutnya.

فِعْل مَزِيْد
FI'IL MAZID
Fi'il Mazid berasal dari Fi'il Mujarrad yang mendapat tambahan huruf:
1) Fi'il Mazid dengan tambahan satu huruf. Terdiri dari beberapa wazan seperti:
a. أَفْعَلَ - يُفْعِلُ (huruf tambahannya: Hamzah di awal kata)

Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
دَخَلَ - يَدْخُلُ (=masuk)
أَدْخَلَ - يُدْخِلُ (=memasukkan)
خَرَجَ - يَخْرُجُ (=keluar)
أَخْرَجَ - يُخْرِجُ (=mengeluarkan)
رَسَلَ - يَرْسُلُ (=lepas)
أَرْسَلَ - يُرْسِلُ (=melepas, mengirim)
b. فَعَّلَ - يُفَعِّلُ (huruf tambahannya: huruf tengah yang digandakan/tasydid)
Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
قَدِمَ - يَقْدِمُ (=datang)
قَدَّمَ - يُقَدِّمُ (=mendatangkan)
عَلِمَ - يَعْلَمُ (=mengetahui)
عَلَّمَ - يُعَلِّمُ (=mengajar)
نَزَلَ - يَنْزِلُ (=turun)
نَزَّلَ - يُنَزِّلُ (=menurunkan)
c. فَاعَلَ - يُفَاعِلُ (huruf tambahannya: Mad Alif setelah huruf pertama)
Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
قَتَلَ - يَقْتُلُ (=membunuh)
قَاتَلَ - يُقَاتِلُ (=berperang)
فَرَقَ - يَفْرَقُ (=memisah)
فَارَقَ - يُفَارِقُ (=berpisah)
سَبَقَ - يَسْبِقُ (=mendahului)
سَابَقَ - يُسَابِقُ (=berlomba)
2. Fi'il Mazid dengan tambahan dua huruf. Terdiri dari beberapa wazan seperti:
a. اِنْفَعَلَ - يَنْفَعِلُ (huruf tambahannya: Alif dan Nun di awal kata).
Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
طَلَقَ - يَطْلِقُ (=menceraikan)
اِنْطَلَقَ - يَنْطَلِقُ (=pergi)
فَطَرَ - يَفْطِرُ (=membelah)
اِنْفَطَرَ - يَنْفَطِرُ (=terbelah)
قَلَبَ - يَقْلِبُ (=membalik)
اِنْقَلَبَ - يَنْقَلِبُ (=terbalik)
b. اِفْتَعَلَ - يَفْتَعِلُ (huruf tambahannya: Alif di awal dan Ta di tengah)
Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
جَمَعَ - يَجْمَعُ (=mengumpulkan)
اِجْتَمَعَ - يَجْتَمِعُ (=berkumpul)
نَشَرَ - يَنْشُرُ (=menyebarkan)
اِنْتَشَرَ - يَنْتَشِرُ (=tersebar)
لَمَسَ - يَلْمِسُ (=meraba)
اِلْتَمَسَ - يَلْتَمِسُ (=meraba-raba)
c. اِفْعَلَّ - يَفْعَلُّ (huruf tambahannya: Alif di awal dan huruf ganda di akhir)
Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
بَيَضَ - يَبِيْضُ (=putih)
اِبْيَضَّ - يَبْيَضُّ (=memutih)
حَمُرَ - يَحْمِرُ (=merah)
اِحْمَرَّ - يَحْمَرُّ (=memerah)
سَوِدَ - يَسْوِدُ (= hitam)
اِسْوَدَّ - يَسْوَدُّ (=menghitam)
d. تَفَاعَلَ - يَتَفَاعَلُ (huruf tambahan: Ta di awal dan Mad Alif di tengah)
Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
حَسَدَ - يَحْسُدُ (=dengki)
تَحَاسَدَ - يَتَحَاسَدُ (=saling dengki)
عَرَفَ - يَعْرِفُ (=kenal)
تَعَارَفَ - يَتَعَارَفُ (=saling kenal)
سَأَلَ - يَسْأَلُ (= bertanya)
تَسَائَلَ - يَتَسَائَلُ (=saling bertanya)
e. تَفَعَّلَ - يَتَفَعَّلُ (huruf tambahannya: Ta di awal dan huruf ganda di tengah)
Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
عَلِمَ - يَعْلَمُ (=mengetahui)
تَعَلَّمَ - يَتَعَلَّمُ (=belajar)
كَبُرَ - يَكْبِرُ (=besar)
تَكَبَّرَ - يَتَكَبَّرُ (=membesarkan diri)
فَكَرَ - يَفْكِرُ (= berfikir)
تَفَكَّرَ - يَتَفَكَّرُ (=memusatkan fikiran)
3. Fi'il Mazid dengan tambahan tiga huruf. Wazan yang biasa ditemukan adalah: اِسْتَفْعَلَ - يَسْتَفْعِلُ (huruf tambahannya: Alif, Sin dan Ta di awal kata).
Fi'il Mujarrad
Fi'il Mazid
غَفَرَ - يَغْفِرُ (=mengampuni)
اِسْتَغْفَرَ - يَسْتَغْفِرُ (=mohon ampun)
قَبِلَ - يَقْبَلُ (=menerima)
اِسْتَقْبَلَ - يَسْتَقْبِلُ (=menghadap)
خَرَجَ - يَخْرُجُ (= keluar)
اِسْتَخْرَجَ - يَسْتَخْرِجُ (=minta keluar)
Carilah contoh-contoh Fi'il Mazid dari al-Quran dan al-Hadits dan masukkan ke dalam

Reaksi:

0 komentar:

Terima Kasih sudah berkunjung ke punyahari.blogspot.com